STTP foodgrade merupakan senyawa dari golongan garam fosfat anorganik yang penggunaannya lebih umum untuk kepentingan industri pangan. Seperti istilahnya, sodium tripolyphosphate foodgrade memiliki fungsi utama sebagai penjaga kualitas makanan. Meski begitu, bahan ini tetap berguna untuk berbagai bidang industri lainnya.
Komposisi STTP Foodgrade
STTP terdiri dari sejumlah unsur, namun dua yang paling utama adalah sodium serta fosfor. Sodium merupakan komponen penting pada sodium tripolyphosphate foodgrade karena bertugas mengikat air dan mencegah produk makanan tidak kering. Sodium adalah elemen yang juga bertindak menjaga pH makanan tetap sama supaya tidak terjadi perubahan kualitas.
Sementara itu, fosfor adalah komponen utama lainnya yang sama-sama bertugas mengikat air namun juga berperan penting dalam menjaga tekstur makanan. Keberadaan fosfor adalah sebagai pencegah mikroorganisme menyebar dan berkembang biak yang memicu pembusukan makanan. Sedangkan oksigen adalah unsur yang membuat STTP tetap stabil.
Selain ketiga komposisi yang sudah disebutkan ada pula kandungan air walau kadarnya sangat rendah sebagai bagian dari kelembapan produk. Masih ada pula tripolifosfat sebagai elemen pengawet makanan sekaligus membuat teksturnya lebih lembut dan kenyal. Unsur berkadar rendah lainnya yang kemungkinan dijumpai adalah kalsium dan magnesium.
Sifat dan Tekstur STTP Foodgrade
STTP dengan sifatnya yang mudah mengikat air sangat bermanfaat ketika digunakan untuk produk makanan seperti olahan daging dan susu. Penggunaan utama bahan ini adalah pada industri makanan karena kemampuannya larut dalam air. Namun jika ingin mencoba melarutkannya di larutan selain air tidak akan bisa, khususnya pelarut organik.
Sodium tripolyphosphate adalah bubuk putih dengan partikel-partikel kecil mirip kristal yang tidak memiliki warna dan bersifat sebagai agen emulsi. Diketahui tidak juga memiliki bau khas, STTP membawa sifat mengawetkan dan juga mudah terurai jika berada di suhu tinggi. Bahan ini juga merupakan pengatur pH yang baik sehingga makanan lebih tahan lama.
Fungsi di Berbagai Industri
- Industri Pangan
Industri makanan dan minuman membutuhkan sodium tripolyphosphate sebagai cara pengawetan produk yang tidak berbahaya. pH makanan juga perlu dijaga stabil supaya keamanannya terjamin dan tidak berubah dari segi apa pun. Kesegaran produk menjadi kepuasan konsumen, maka STTP adalah bahan andalan terutama untuk makanan olahan.
Untuk produk olahan, STTP bertindak sebagai pencegah supaya makanan tidak kering selama disimpan ataupun saat diolah. Sementara itu, produk minuman maupun saus pun terbukti berkualitas baik dalam waktu cukup lama berkat menggunakan STTP. Bahan ini tidak hanya menstabilkan tapi juga mengemulsi seperti pada campuran antara air dan minyak.
- Industri Perikanan dan Pengolahan Daging
Fungsi STTP foodgrade penting untuk menjaga makanan laut beku tetap bisa dinikmati karena teksturnya tidak berubah keras. Walau sudah dibekukan dan disimpan dalam waktu cukup lama, produk seafood memiliki kualitas yang baik karena mengandung STTP. Pengolahan daging beku pun sama, teksturnya tetap bagus karena STTP mengenyalkan dan mengawetkan.
- Industri Kosmetik dan Obat-obatan
Guna sodium tripolyphosphate adalah mengikat air pada pembuatan produk seperti moisturizer untuk kulit dan produk lain berupa krim dan lotion. Begitu pula pada obat berbentuk salep, di dalamnya terkandung STTP karena dibutuhkan sebagai bahan mengikat air. Di kedua industri ini pemakaian STTP tidak sebesar pengaplikasian pada produk makanan.
Kesimpulan
STTP foodgrade merupakan bahan kimia untuk kepentingan pengawetan makanan dan membuat kualitasnya terjaga walau dalam kondisi beku. Selain kualitas makanan terstabilkan tanpa khawatir membusuk, industri kosmetik hingga farmasi turut memanfaatkan bahan ini. STTP adalah agen pengikat air yang tepat untuk produk berupa krim dan salep.