Sofiol merupakan jenis minyak nabati yang tampilannya sangat mirip dengan minyak goreng namun digunakan oleh berbagai macam industri. Hasil ekstraksi dari biji kedelai ini berkandungan antara asam lemak jenuh dan tak jenuh. Meski demikian, manfaat kesehatannya tinggi dan mulai dari industri makanan hingga biodiesel mengandalkannya.
Komposisi Sofiol
Minyak kedelai sebagai minyak nabati memiliki komponen alami yang dapat memenuhi kebutuhan gizi manusia yang mengonsumsinya. Asam lemak adalah salah satu kandungan utamanya dan terdiri dari empat jenis asam lemak (stearat, palmitat, oleat, dan linoleat). Asam lemak sehat ini yang kerap diandalkan sebagai penurun kadar kolesterol jahat.
Elemen lainnya di dalam minyak kedelai adalah sterol atau fitosterol yang sama-sama memiliki peran sebagai pengatur kadar kolesterol dalam darah. Vitamin E dan squalene juga merupakan unsur penting dalam memberikan perlindungan bagi tubuh dan menjaga kulit tetap terhidrasi. Walau sangat rendah, kandungan air tetap dijumpai pada minyak kedelai murni.
Terdapat pula unsur pelindung jantung serta pembuluh darah, yaitu fosfolipid (senyawa kombinasi fosfor dan lipid/lemak). Karbohidrat sebenarnya terkandung di dalam minyak, hanya saja memiliki kadar yang sangat rendah dan tidak berpengaruh secara signifikan. Sementara itu, kandungan lain berkadar kecil adalah polifenol yang bersifat antioksidan.
Tekstur dan Sifat Sofiol
Bentuk sofiol paling utama adalah cair, terutama ketika diletakkan di suhu kamar dengan atau tanpa bau sama sekali. Terdapat beberapa jenis minyak yang tetap memiliki aroma walau tergolong lembut dan tidak terlalu menyengat. Umumnya minyak ini mudah membeku apabila berada di suhu yang sangat rendah namun akan kembali cair saat di suhu ruang.
Memiliki warna kuning terang atau keemasan mirip minyak goreng, larutan minyak kedelai sangat lembut dan aman diaplikasikan ke kulit sekalipun. Kestabilannya baik hanya saat sudah dimurnikan sehingga tidak mudah rusak dan kualitasnya terjaga dalam jangka lama. Aplikasi pada kulit terasa nyaman tanpa memberi efek lengket yang membuat risi.
Manfaatnya di dalam Sejumlah Industri
- Industri Perawatan Kulit
Minyak kedelai adalah bahan yang banyak dimanfaatkan oleh industri kecantikan karena menjadi salah satu formula produk lotion dan pelembap. Beberapa produk sabun cair juga dibuat menggunakan minyak kedelai sehingga efektif dalam melembapkan kulit. Antioksidan dari vitamin E-nya akan melindungi kulit dari risiko bahaya efek radikal bebas.
- Industri Pangan
Minyak kedelai tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan kulit, tapi juga penting bagi pembuatan minyak goreng. Aneka produk yang selama masyarakat pakai mulai dari margarin hingga mayones ada yang dibuat dari minyak kedelai. Produk makanan dari minyak nabati seperti ini terjamin lebih sehat karena asam lemak tak jenuhnya yang lebih tinggi.
- Industri Biodiesel
Fungsi minyak kedelai tidak sekadar untuk kesehatan kulit maupun organ tubuh, tapi juga untuk produksi biodiesel. Karena merupakan jenis minyak nabati, maka minyak kedelai dianggap lebih berpotensi memberi dampak lebih positif bagi lingkungan. Jejak karbon yang ditinggalkan tidak akan sebanyak pemakaian bahan lain yang tidak ramah lingkungan.
- Industri Pengobatan
Keamanan minyak kedelai untuk kulit dimanfaatkan pula oleh dunia farmasi sebagai bahan pembuat obat oles. Obat-obatan berupa krim atau salep yang pengaplikasiannya dilakukan pada kulit dan bukan dengan cara dikonsumsi umumnya menggunakan minyak kedelai. Pemakaian obat ini mengurangi risiko iritasi dan membuat kondisi kulit pulih lebih cepat.
Kesimpulan
Sofiol merupakan jenis minyak dari biji kedelai dengan kandungan asam lemak tak jenuh lebih tinggi daripada asam lemak jenuh. Kandungan tersebut menjadikan minyak ini jauh lebih sehat dan efektif dalam mengurangi kadar kolesterol jahat/LDL dalam darah. Selain pengaplikasian pada kulit, minyak ini berguna untuk kepentingan pangan dan biodiesel.