PCE (perchloroethylene) merupakan bahan kimia organik berbentuk larutan yang berguna dalam proses melarutkan maupun membersihkan. Senyawa dengan rumus kimia C2Cl4 ini dapat mendukung proses dry cleaning/pencucian kering tanpa merusak bahan pakaian. Manfaat bahan kimia ini segudang sehingga berbagai industri tertarik memanfaatkannya.
Tekstur dan Sifat PCE (Perchloroethylene)
PCE berbentuk larutan cair yang disebut dengan istilah cairan volatil karena penguapannya sangat mudah terjadi ketika berada di suhu ruang. Senyawa yang tidak berwarna dan cenderung transparan serta jernih ini bertekanan uap tinggi. Ketika ditaruh di dalam wadah yang tidak tertutup rapat, paparan udara akan membuatnya habis seketika.
Aroma khas dari PCE adalah bau pelarut seperti zat kimia lainnya yang cukup tajam tapi tidak sampai menyengat. Bertitik didih sekitar 121°C, larutan senyawa pembersih ini memiliki bentuk cair yang stabil pada suhu ruang. Namun, perubahan dapat terjadi dari larutan cair menjadi gas ketika mengalami peningkatan suhu lebih dari suhu titik didih tersebut.
Pada suhu 20°C tingkat kepadatan PCE mencapai 1,62 g/cm³ yang ketika dibandingkan dengan air dianggap lebih besar. Ketika mencoba mencampurkannya ke dalam air, larutan ini pasti tenggelam karena kepadatannya yang tinggi namun tidak larut. PCE juga diketahui tahan terhadap degradasi, tidak mudah terurai dan bersifat non-polar.
Elemen dan Tantangan Penggunaan PCE (Perchloroethylene)
Formula PCE (perchloroethylene) terdiri dari karbon berjumlah dua atom yang memiliki ikatan dengan klorin empat atom. Unsur klorin membuat PCE memiliki kemampuan melarutkan yang efektif tapi juga mempercepat penguapan di udara. Sementara hidrogen adalah elemen penting yang membedakan antara senyawa ini dengan jenis karbon lain.
Fungsi PCE walaupun beragam namun juga mampu menyebabkan timbulnya risiko pada lingkungan maupun kesehatan jika kurang tepat penggunaannya. Senyawa ini bersifat racun dan karsinogenik sehingga tidak boleh sampai terhirup dalam jumlah banyak. Paparan terlalu tinggi dan dalam waktu lama mengakibatkan masalah saraf, hati, hingga ginjal.
Fungsi dalam Beberapa Industri
- Industri Mesin Otomotif dan Elektronik
PCE merupakan larutan yang digunakan oleh industri otomotif sebagai pembersih bagian-bagian mesin yang terkena oli dan lemak. Begitu juga dengan industri elektronik yang memakai senyawa untuk membersihkan kotoran dari berbagai komponen elektronik. Penggunaannya efektif mengangkat kotoran/noda sambil tetap menjaga kualitas produk.
- Industri Dry Cleaning
Dalam proses pencucian kering atau dry cleaning, PCE adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda berbentuk apa pun (terutama minyak). Sering kali terdapat noda membandel pada serat pakaian yang tidak bisa dihilangkan memakai detergen biasa. Oleh sebab itu, PCE dimanfaatkan untuk membersihkan tanpa mengakibatkan kerusakan.
- Industri Plastik dan Cat
Kegunaan perchloroethylene juga tergolong besar untuk industri plastik dengan menjadi pelarut dalam proses pembuatan produk-produk plastik. Di industri cat dan pelapis pun PCE berfungsi melarutkan dan membuat hasil pencampuran dan aplikasi cat lebih rata, halus, dan berkualitas. Produk cat dengan kandungan PCE juga memiliki proses pengeringan lebih cepat.
- Industri Tekstil, Kimia, dan Farmasi
Dalam dunia tekstil larutan PCE membantu proses pewarnaan kain sekaligus pencuciannya sehingga kotoran terangkat sempurna dari serat tekstil. Sedangkan dalam proses kimia dan farmasi, PCE merupakan senyawa yang meningkatkan efisiensi pencampuran antara bahan kimia satu dan lainnya. Kualitas produk juga dijamin lebih baik berkat unsur kimia ini.
Kesimpulan
PCE (perchloroethylene) adalah bahan pelarut dan pembersih yang membuat proses industri jauh lebih efisien dengan hasil produk berkualitas dan memuaskan. PCE bermanfaat mulai dari dry cleaning dan pencucian tekstil hingga pembersihan mesin serta komponen elektronik. Bahaya pemakaian kurang tepat berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.