Spiritus merupakan jenis alkohol yang juga dikenal dengan istilah alkohol etil atau etanol (C2H5OH) dengan ragam manfaat. Larutan ini adalah hasil distilasi bahan organik yang melewati proses fermentasi sehingga kadar alkoholnya selalu di atas 70%. Walau pemakaiannya perlu ekstra hati-hati, bahan ini banyak dimanfaatkan oleh berbagai industri.
Komponen Spiritus
Komponen utama adalah etanol atau etil alkohol yang berbau tajam dan mudah menguap tapi sifat melarutkan berbagai zatnya sangat baik. Etanol yang diketahui sebagai hasil fermentasi dari tebu, jagung, atau singkong ini juga mengandung air dengan kisaran konsentrasi 30% kurang. Walau sama-sama melarutkan, sifat pelarut dari air lebih lembut daripada etanol.
Tidak hanya etanol dan air, berbagai bahan kimia lain juga dapat dijumpai seperti halnya pengawet dan pewarna. Kedua bahan ini tidak lepas dari produk etanol yang digunakan sebagai pembersih maupun desinfektan sehingga daya simpannya lebih lama. Zat pewangi juga terkadang ditambahkan pada etanol khususnya pada kosmetik dan parfum.
Sifat dan Tekstur Spiritus
Etanol berbentuk cair seperti larutan minuman pada umumnya tanpa warna dan tidak lengket. Namun karena tingginya kadar alkohol, 70% lebih dan bahkan bisa sampai 95%, ia mudah terbakar jika dekat dengan sumber panas. Maka etanol tidak sebaiknya diletakkan di sembarang tempat karena mampu memicu kebakaran bila tersulut api atau benda panas lain.
Spiritus adalah tipe alkohol mudah larut ketika dicampur ke dalam larutan apa pun, namun ia seketika hilang sewaktu terkena paparan udara. Walau transparan etanol memiliki bau alkohol yang sangat menyengat. Terkadang masyarakat dapat menjumpai etanol berwarna karena sudah melalui proses pemberian warna agar pemakaiannya tidak disalahgunakan.
Etanol murni adalah tipe yang umumnya digunakan oleh industri medis dan lainnya yaitu hanya berunsur air dan etanol. Namun untuk produk komersial seperti produk pembersih dan sejenisnya sudah ditambah dengan zat lain. Sifat desinfektannya tinggi sehingga tidak heran jika digunakan membasmi kuman dan membersihkan luka pada kulit secara efektif.
Manfaatnya dalam Berbagai Industri
- Industri Pembersih dan Energi
Etanol adalah bahan yang dipakai dalam pembuatan produk pembersih rumah tangga karena kemampuannya mengangkat segala macam kotoran. Tidak hanya kotoran padat maupun cair dan berminyak pada peralatan rumah tangga, tapi juga perangkat elektronik dan sejenisnya. Etanol juga menjadi campuran bahan bakar mobil maupun sepeda motor yang lebih aman.
- Industri Kimia dan Kosmetik
Industri kimia memerlukan etanol karena sifatnya sebagai pelarut bagi zat apa saja, khususnya yang tidak mudah dilarutkan. Pada pembuatan kosmetik dan parfum, etanol juga dimanfaatkan terutama sebagai bahan pembersih kulit. Sensasi dingin dan sifat yang langsung menguap tidak akan meninggalkan sisa larutan pada kulit dan dijamin aman tanpa mengiritasi.
- Industri Pangan
Fungsi etil alkohol lebih dikenal untuk membuat minuman keras atau minuman beralkohol sekalipun kadar yang digunakan rendah. Selain itu, etanol banyak digunakan dalam produksi makanan dan minuman lainnya karena bahan ini bertindak menjadi pelarut. Sifat melarutkan senyawa ini sesuai untuk proses pewarnaan makanan dan ekstraksi rasa.
- Industri Obat-obatan
Etil alkohol merupakan jenis alkohol yang efektivitasnya tinggi dalam membersihkan luka pada kulit. Karena bersifat antiseptik, spiritus dengan kandungan etanolnya membantu pelarutan bahan aktif dalam proses produksi obat tertentu. Tidak hanya itu, alat-alat medis pun dibersihkan dan menjadi steril kembali berkat pemakaian bahan alkohol ini.
Kesimpulan
Spiritus diketahui sebagai jenis alkohol berkandungan etanol tinggi yang bisa dijadikan bahan pembuat produk kosmetik maupun pembersih. Tidak hanya menjadi bahan pelarut di berbagai pembuatan bahan kimia, alkohol jenis ini dapat mensterilkan alat medis dan membersihkan luka. Namun jika pemakaiannya sembarangan, risiko spiritus terbakar sangat tinggi.