Thickener/pengental merupakan bahan yang digunakan untuk menambah tingkat kekentalan suatu larutan hingga mencapai tekstur yang diinginkan. Bahan pengental membantu mengentalkan suatu larutan tanpa membuatnya menjadi terlalu padat. Tidak hanya berguna pada industri makanan, industri lain pun banyak yang memanfaatkan bahan ini.
Kandungan di dalam Thickener/Pengental
Thickener umumnya terbuat dari polisakarida atau jenis karbohidrat yang bertindak sebagai penyerap air sehingga larutan kemudian semakin mengental. Agar-agar yang berasal dari ganggang merah adalah salah satu contoh polisakarida yang dipakai membuat jeli. Sementara itu, guar gum adalah jenis polisakarida untuk pengental saus dan minuman.
Masih terdapat lebih banyak lagi jenis polisakarida yang digunakan untuk mengentalkan berbagai jenis larutan dan tipe makanan. Namun selain itu, terdapat polimer sintetik seperti poliakrilamida dan polietilen glikol yang keduanya berguna untuk industri cat serta industri farmasi. Air pun adalah campuran yang umum untuk banyak produk thickener.
Thickener juga mengandung protein sebagai peningkat viskositas cairan secara optimal bersama dengan unsur minyak/lemak. Ada pula thickener dengan getah alami dari tumbuhan maupun bahan aditif yang bertujuan memperpanjang umur simpannya. Sementara itu, kandungan tanin dapat mengentalkan tanpa menghilangkan sifat alami dari bahan pengental.
Tekstur dan Sifat Thickener/Pengental
Bahan pengental memiliki sifat hidrofilik tinggi karena tugasnya sebagai pengikat air supaya membentuk kekentalan pada larutan. Dari hasil penyerapan air oleh bahan ini, larutan kemudian akan memadat dan membentuk gel dengan kestabilan di berbagai suhu dan pH. Tekstur thickener sendiri kental namun lembut, namun ada pula yang kenyal karena menyerupai gel.
Thickener/pengental adalah bahan yang tidak beraroma kuat sampai menusuk hidung sehingga berbagai industri dapat memanfaatkannya. Sifat dari bahan ini juga merekat sempurna dan memiliki kemampuan untuk larut ketika dicampurkan ke dalam cairan. Thickener umumnya tidak mudah pecah dan menguntungkan banyak pihak dalam pemakaiannya.
Manfaat Pada Berbagai Macam Industri
- Industri Cat
Ketika membeli dan menggunakan cat maupun pelapis, pengaplikasiannya cukup kental walau cair. Kekentalan pada produk cat ini berasal dari penambahan bahan pengental supaya penerapan cat dalam proses pengecatan tidak mudah tumpah. Hasil pengaplikasian menjadi lebih tahan lama dan tahan terhadap berbagai perubahan cuaca berkat kandungan thickener.
- Industri Farmasi dan Kosmetik
Pada pembuatan obat-obatan, thickener merupakan bahan yang berguna untuk produksi obat sirup. Fungsinya tidak sekadar mengentalkan tapi juga meningkatkan konsistensi dosis obat dan membuat proses pelepasan obat ke dalam tubuh lebih lama. Sementara pada kosmetik, thickener digunakan untuk membuat produk sampo hingga krim/lotion pelembap.
- Industri Pangan
Pengental pangan merupakan bahan penting yang menjadikan beberapa produk makanan maupun minuman bertekstur lebih kental dan kenyal. Pemakaian saus dan krim sebagai bumbu tambahan pada makanan tertentu biasanya cenderung kental dan viskositas ini berasal dari thickener. Begitu pula dengan kekentalan pada es krim dan minuman lainnya.
- Industri Pembersih/Deterjen
Industri pembuatan produk pembersih seperti halnya deterjen cair atau sabun colek yang sangat kental umumnya menggunakan thickener. Begitu juga dengan sabun cair cuci piring yang tidak mudah tumpah, terdapat kandungan thickener sebagai peningkat kekentalan. Meski begitu produk tetap dapat dicampur dengan air dan membersihkan secara efektif.
Kesimpulan
Thickener/pengental dibutuhkan oleh berbagai industri sebagai campuran larutan untuk menambah tingkat kekentalan. Baik meningkatkan kekentalan sedikit saja maupun terlalu banyak hingga tekstur menjadi gel dan kenyal, thickener adalah yang paling dibutuhkan. Tidak hanya berguna di dunia pangan, tapi juga bermanfaat di industri-industri lain.